Seafood Bangkit

Resep ini menghadirkan seafood bangkit yang kriuk tahan lama berkat teknik double-coating tepung rempah khusus, membuat udang dan cumi tetap renyah bahkan setelah dingin. Cita rasa rempah Indonesia seperti kunyit dan serai meresap sempurna, memberikan sensasi gurih pedas yang memikat. Anti gagal untuk pemula, hasilnya ala resto mewah dengan tekstur bangkit luar biasa.

Persiapan: 20 menit
Memasak: 15 menit
Porsi: 4 orang
Tingkat: Mudah
Seafood Bangkit
Advertisement

🥘 Bahan-Bahan

  • **
  • - 300 gram udang segar, kupas kulit dan buang tulang belakang (pilih ukuran sedang agar meresap merata)
  • - 200 gram cumi segar, potong cincin tebal 1 cm (pastikan segar untuk menghindari amis)
  • - 150 gram tepung terigu protein sedang (basis untuk kerenyahan, jangan ganti dengan tepung lain agar tidak lembek)
  • - 50 gram tepung beras (rahasia bangkit: menyerap minyak lebih baik, hasil kriuk renyah lama)
  • - 2 sdm bubuk kunyit bubuk (memberi warna kuning cerah dan aroma earthy yang khas Indonesia)
  • - 1 batang serai, memarkan (untuk infus rasa citrus segar, anti amis)
  • - 3 siung bawang putih, haluskan (penguat umami, bikin daging seafood empuk)
  • - 1 sdt merica bubuk (pedas ringan untuk sensasi bangkit di lidah)
  • - 1 sdm garam (penyeimbang rasa, jangan berlebih agar tidak asin)
  • - 2 butir telur ayam (binder alami untuk coating melekat sempurna)
  • - 500 ml minyak goreng (pilih minyak nabati netral untuk suhu tinggi tanpa gosong)
  • - Air dingin secukupnya (untuk adonan basah, dingin agar gluten tidak terbentuk berlebih, hasil ringan)
  • Tips dan triknya: Gunakan seafood segar beku jika tidak ada segar—rendam air es 10 menit untuk "bangkitkan" tekstur. Tepung beras adalah kunci utama; tanpa itu, kriuk hanya bertahan 5 menit.
  • **

👨‍🍳 Cara Membuat

  1. 1
    **
  2. 2
    1. Cuci bersih udang dan cumi, lalu marinasi dengan campuran bawang putih halus, serai memarkan, kunyit, merica, dan garam selama 15 menit. Langkah ini penting karena marinasi memungkinkan rempah meresap ke daging, mengubah rasa amis menjadi gurih beraroma—tanpa ini, seafood hanya bergantung pada tepung luar saja, kurang mendalam.
  3. 3
    2. Kocok telur dengan sedikit air dingin hingga rata, lalu campur tepung terigu, tepung beras, dan sisa rempah marinasi untuk adonan kering dan basah terpisah. Teknik double-coating (basah lalu kering) dilakukan untuk membentuk lapisan pelindung ganda—ini mengapa hasil akhir super kriuk dan tahan lama, karena udara terperangkap di antara lapisan, mencegah lembek saat dingin.
  4. 4
    3. Panaskan minyak di wajan dengan api sedang (suhu 170°C, tes dengan tepung menggelegak pelan), lalu celup seafood ke adonan basah, gulingkan ke kering, dan goreng 3-4 menit hingga keemasan. Mengapa suhu sedang? Terlalu panas bikin gosong luar sementara dalam mentah; sedang memastikan rempah matang merata, menghasilkan kerenyahan optimal tanpa minyak berlebih.
  5. 5
    4. Angkat dan tiriskan di rak kawat (bukan tisu), biarkan 2 menit agar uap keluar. Langkah pasca-goreng ini krusial untuk "bangkit" tekstur—rak memungkinkan sirkulasi udara, mencegah uap lembabkan lapisan tepung, sehingga kriuk bertahan hingga 30 menit atau lebih.
  6. 6
    5. Sajikan panas dengan perasan jeruk nipis. Ini menyegarkan rasa rempah yang kaya, sekaligus edukasi: asam jeruk memecah protein, membuat gigitan lebih empuk meski luar kriuk.
  7. 7
    #### Tips:
  8. 8
    **Rahasia Sukses untuk Setiap Resep Seafood Bangkit:** Selalu gunakan tepung beras 1:3 dengan terigu untuk kerenyahan maksimal—ini karena beras punya pati amylopektin yang rapuh saat digoreng, anti lembek. Jaga suhu minyak stabil; gunakan termometer jika bisa, agar "bangkit" tidak gagal karena overcook.
  9. 9
    **Variasi Seafood Bangkit:** Ganti udang-cumi dengan ikan tenggiri fillet untuk versi low-cal, atau tambah sotong baby untuk tekstur kenyal. Untuk pedas ekstrem, tambah cabai bubuk 1 sdt di marinasi—cocok untuk varian ala Sunda.
  10. 10
    **Penyajian Seafood Bangkit:** Sajikan di atas daun pisang untuk aroma alami, atau dengan sambal matah segar untuk kontras kriuk-pedas. Ideal sebagai lauk nasi hangat atau camilan pesta—hindari tutup panci agar kriuk tetap "bangkit"!

💡 Tips & Trik

  • Gunakan bahan-bahan segar untuk hasil terbaik
  • Ikuti takaran dengan tepat untuk cita rasa yang optimal
  • Sesuaikan tingkat kepedasan dengan selera
  • Sajikan selagi hangat untuk pengalaman terbaik
Sponsored Content