Rahasia Camilan Bulan Puasa: Rempeyek Kriuk Maksimal Ala Resto

Resep rempeyek ini menghadirkan kerenyahan ekstrem yang bertahan hingga berjam-jam, berkat campuran tepung beras dan teknik penggorengan suhu tinggi yang mengunci udara di dalam adonan. Cita rasa rempah khas Indonesia seperti daun jeruk dan ketumbar memberikan aroma harum yang menggugah selera saat berbuka puasa. Teknik marinasi singkat adonan membuat bumbu meresap sempurna, anti gagal bahkan untuk pemula.

Persiapan: 20 menit
Memasak: 15 menit
Porsi: 4 orang
Tingkat: Mudah
Rahasia Camilan Bulan Puasa: Rempeyek Kriuk Maksimal Ala Resto
Advertisement

🥘 Bahan-Bahan

  • - 200 gram tepung beras (pilihan utama untuk tekstur renyah karena seratnya menyerap minyak minimal, hindari tepung terigu yang bikin lembek).
  • - 50 gram ebi kering (haluskan dulu; beri umami laut yang khas, tips: rendam air panas 5 menit agar mudah ditumbuk dan aroma lebih kuat).
  • - 2 siung bawang putih (haluskan; fungsi anti lengket adonan saat digoreng, tips: gunakan bawang segar untuk rasa segar, bukan bubuk).
  • - 3 lembar daun jeruk (iris halus; tambah aroma rempah tropis, tips: buang tulang daunnya agar tidak pahit, potong tipis untuk meresap merata).
  • - 1 sdt ketumbar bubuk (pilih yang fresh; beri kedalaman rasa earthy, tips: sangrai dulu 1 menit untuk hilangkan bau mentah dan tingkatkan aroma).
  • - 1/2 sdt garam (sederhana tapi esensial; imbangi rasa, tips: tambah sedikit gula aren 1/4 sdt untuk karamelisasi ringan saat goreng).
  • - 150 ml santan encer (dari kelapa parut; bikin adonan ringan dan gurih, tips: jangan pakai yang kental agar tidak pecah saat digoreng).
  • - 300 ml minyak goreng (untuk deep fry; pilih minyak kelapa untuk kestabilan suhu, tips: suhu harus 170-180°C, gunakan termometer jika ada).
  • - Air es 50 ml (opsional; untuk adonan lebih ringan, tips: dinginkan adonan 10 menit sebelum goreng agar gelembung udara terbentuk untuk kerenyahan ekstra).
  • ####

👨‍🍳 Cara Membuat

  1. 1
    1. Haluskan ebi, bawang putih, dan daun jeruk dalam blender atau ulekan hingga lembut; langkah ini penting karena bumbu yang halus meresap lebih baik ke tepung, mencegah rasa tidak merata dan memastikan setiap gigitan penuh aroma rempah—teknik ala resto untuk autentisitas.
  2. 2
    2. Campur tepung beras, ketumbar bubuk, dan garam dalam mangkuk besar, lalu tuang santan encer sambil aduk rata; mengaduk pelan menghindari gluten (walaupun beras), sehingga adonan tetap ringan dan tidak kenyal—edukasi: ini rahasia kerenyahan tahan lama karena adonan porous menjebak udara saat digoreng.
  3. 3
    3. Tambahkan pasta bumbu ke adonan tepung, aduk hingga menyatu, lalu sisihkan 10 menit di suhu ruang; istirahat ini memungkinkan rempah berasimilasi, membuat cita rasa lebih dalam—mengapa? Karena molekul bumbu butuh waktu untuk melepas minyak esensial, hasilnya rempeyek harum seperti di warung legendaris.
  4. 4
    4. Panaskan minyak dalam wajan lebar hingga 170-180°C (tes dengan tusuk gigi, gelembung muncul berarti siap); suhu tepat esensial untuk penguapan air cepat di adonan, menciptakan gelembung kriuk tanpa gosong—edukasi: suhu rendah bikin lembek, tinggi bikin gosong, ini kunci anti gagal.
  5. 5
    5. Ambil 1 sdm adonan, tuang tipis ke minyak panas sambil gerakkan sendok untuk bentuk lingkaran; goreng hingga kecokelatan (1-2 menit per sisi), angkat dan tiriskan; teknik "tipis dan gerak" penting untuk tekstur renyah merata, karena adonan tebal akan mentah di tengah—hasil: kerenyahan maksimal yang nagih saat puasa.
  6. 6
    #### Tips:
  7. 7
    **Rahasia Sukses untuk Setiap Resep Camilan Bulan Puasa**: Selalu gunakan bahan segar dan pastikan suhu minyak stabil untuk kriuk tahan lama; simpan rempeyek di toples kedap udara agar awet hingga 1 minggu, ideal untuk stok sahur tanpa repot—ini bikin camilan puasa jadi energi booster tanpa lemas.
  8. 8
    **Variasi Camilan Bulan Puasa**: Ganti ebi dengan kacang tanah cincang untuk rempeyek kacang renyah ala Jawa; atau tambah cabai bubuk untuk versi pedas yang membangkitkan selera berbuka, cocok bagi yang suka sensasi pedas-manis selama Ramadhan.
  9. 9
    **Penyajian Camilan Bulan Puasa**: Sajikan rempeyek hangat dengan secangkir teh manis hangat di meja berbuka, taburi daun bawang iris untuk tambah warna; untuk sahur, hidang sebagai pendamping nasi goreng sederhana agar camilan ini jadi pengganjal lapar hingga maghrib tanpa berat perut.

💡 Tips & Trik

  • Gunakan bahan-bahan segar untuk hasil terbaik
  • Ikuti takaran dengan tepat untuk cita rasa yang optimal
  • Sesuaikan tingkat kepedasan dengan selera
  • Sajikan selagi hangat untuk pengalaman terbaik
Sponsored Content